web analytics

Belajar Pronouns (Kata Ganti)

Jika bukan karena pronouns, kita akan mengucapkan kata yang sama berulang-ulang. Contohnya:

Harry is walking to Harry’s car. Then, Harry is driving to pick up Harry’s mother. After that, Hary and Hary’s mother will go to a mall.

Dalam kalimat di atas terlalu banyak kata Harry. Kita merasa bosan membacanya dan sang penulis merasa bosan mengetiknya.

Dengan pronoun, kalimat di atas bisa diganti:

Harry is walking to his car. Then, Harry is driving to pick up his mother. After that, they will go to a mall.

Pronoun adalah kata yang menggantikan tempat noun. Ada beberapa jenis pronoun:

  • Subject pronoun: Berfungsi untuk menggantikan tempat subject noun. Subject pronouns adalah I, you, he, she, it, we, you, they.
  • Object pronouns: Berfungsi menggantikan tempat obyek dalam sebuah kalimat. Object pronouns adalah me, you, him, her, it, us, you, them.
  • Demonstrative pronouns: This, that, these,dan those kadang-kadang berfungsi sebagai pronouns. Mereka berbeda dengan demonstrative adjective karena mereka hanya menggantikan tempat noun dan tidak memodifikasinya.

Contoh:

I really hope you understand this. (kata this dalam kalimat ini adalah demonstrative pronoun.)

I really hope you understand this section (kata this dalam kasus ini adalah demonstrative adjective, karena memodifikasi kata section).

  • Indefinite pronouns: Indefinite pronouns berfungsi sama dengan demonstrative pronoun tanpa mengacu pada obyek tertentu. Contohnya dalam kalimat “I have some”. Dalam kalimat ini, some adalah sebuah pronoun yang mengacu pada jumlah yang tidak pasti (terhitung). Kita tidak tahu apakah some dalam kalimat ini berjumlah lima atau tiga.

Indefinite pronoun berbeda dengan indefinite adjectives. Contohnya, “I ate some cake”. Dalam kalimat ini, some memodifikasi cake sehingga menjadi indefinite adjective.

  • Intensive and reflexive pronouns: Myself, yourself, himself, herself, ourselves, yourselves and themselves berfungsi sebagai intensive atau reflexive pronouns. Jika berfungsi sebagai intensive pronoun, maka kata-kata ini akan memperkuat sebuah noun atau pronoun. Sebagai contoh, “He himselft completed the task”. Kata himself adalah intesive pronoun karena memperkuat pronoun “he”. Berfungsi sebagai reflexive pronoun saat menunjuk pada noun atau pronoun tanpa memperkuatnya. Contohnya, “she congratulated herself for scoring the winning goal.”
  • Possessive pronouns: Mine, yours, ours dan theirs adalah possessive pronoun. Mereka menggantikan sebuah obyek yang dimiliki subyek. Dalam kalimat, “This is mine” kata mine menggantikan this.
  • Interrogative and relative pronouns: Who, whom, whose, what dan which kadang-kadang berfungsi sebagai interrogative atau relative pronouns. Mereka mengantikan noun yang tidak diketahui. Sebagai contohnya, Who is the briliant teacher who wrote this? Kata who yang pertama dalam kalimat adalah pronoun. Karena kalimat itu adalah kalimat pertanyaan, maka who yang pertama adalah interrogative pronoun. Who yang kedua adalah relative pronoun karena memulai anak kalimat yang menggantikan seseorang atau sesuatu dalam bagian lain dalam sebuah kalimat.

Pronouns selalu menjadi orang pertama, kedua atau ketiga.

  • First person singular pronouns: Orang pertama tunggal. Saat sang pembicara, penulis atau narator menggunakan pronoun untuk dirinya, maka pronoun itu adalah orang pertama tunggal. Contohnya meliputi: I, me, mine, myself.
  • First person plural pronouns: Orang pertama jamak. Orang pertama yang meliputi orang lain, lebih dari satu orang. Contohnya adalah we, us, our, ourselves.
  • Second person pronouns: Orang kedua menggantikan orang yang menjadi lawan bicara atau kepada siapa kita berbicara. Kata ini sama baik untuk satu orang maupun banyak orang. Contohnya adalah you, yours, yourself.
  • Third person singular pronouns: Orang ketiga tunggal menggantikan sebuah noun yang tidak terlibat dalam pembicaraan (bukan orang yang berbicara dan bukan lawan bicara atau dengan kata lain adalah orang lain). Orang ketiga tunggal berbeda berdasarkan jenis kelamin. Contohnya adalah untuk pria: he, him, his, himself. Untuk wanita: she, her, hers, herself.
  • Third person plural pronouns: Orang ketiga jamak menggantikan noun lebih dari satu orang. Contohnya adalah they, them, theirs, themselves.

Pronoun selalu mengacu pada sebuah antecedent. Antecedent adalah kata “wah” untuk noun yang digantikan oleh pronoun.

Related Posts

About The Author

Add Comment

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.