web analytics

Hindari 5 Jenis Redudansi (Pengulangan) Ini Saat Menulis

Ada pepatah Bahasa Inggris yang mengatakan jika “more is less”. Hal ini berlaku juga saat menulis dalam Bahasa Inggris. Semakin sederhana dan jelas tulisan kita, semakin mudah orang lain memahaminya. Frasa atau kalimat yang mubazir menganggu pembaca dan menyebabkan kalimat kehilangan kekuatan dan arah.

Dalam Bahasa Inggris, frasa yang mubazir ini disebut redundancy. Apa itu redundancy? Redundancy menurut situs AbaEnglish.com, adalah penggunaan kata, frasa dll yang terus diulang dan tidak perlu digunakan.

Ada 5 jenis redundancy yang umum ditemukan: pleonasm, singkatan yang mubazir, intensifier, plague word, platitudes dan cliches.

Pleonasm

Pleonasm adalah penggunaan beberapa kata yang tidak perlu untuk menyampaikan maksud kita. Misalnya frasa “see with your eyes”. Kenapa frasa ini salah? Karena jelas kalau orang melihat (see) pasti dengan mata (eyes).

Contoh kalimat lainnya:

“An anonymous stranger stole my umbrella”

“Chocolate cake is better than vanilla. It’s a true fact

Dalam contoh di atas, frasa “anonymous stranger” adalah frasa yang lucu dan termasuk dalam pleonasm. Semua orang asing (stranger) pastinya anonymous (anonim). Sementara “true fact” juga adalah pleonasm, karena semua fakta (fact) adalah benar (true).

Singkatan yang mubazir (Redundant Abbreviations)

Hal ini terjadi saat sebuah singkatan ditambahi dengan kata yang maknanya serupa dengan singkatan kata itu. Jenis redundasi ini disebut RAS Syndrome: “Redundant Acronym Syndrome Syndrome”.

Contohnya:

“We need to find an ATM machine to take money out”

“I think the LCD display broke”

ATM sendiri merupakan singkatan dari “Automated Teller Machine” jadi menggunakan kata “machine” di belakang kata itu berarti kita mengulangi kata itu padahal tidak perlu. LCD sendiri merupakan singkatan dari “Liquid Crystal Display”.

Intensifiers

Intensifier biasanya adalah penggunaan kata untuk memberikan penekanan pada kalimat, tapi sebenarnya tidak perlu. Jika mungkin, pastikan jika setiap kata yang kalian tulis atau pakai saat berbicara menambahkan sesuatu pada pesan yang ingin kalian sampaikan. Jika tidak, maka kata itu menjadi mubazir.

Contoh:

“The meeting this morning was extremely important

“The supply of food was severely inadequate

Kata “extremely important” dan “severely inadequate” termasuk dalam jenis intensifier.

Plague Words

Kata-kata yang sebenarnya tidak perlu ditulis dalam kalimat karena tidak menambah makna disebut “plague words”. Kata-kata ini bisa dihapus dalam kalimat, dan kalimat tetap memiliki makna yang sama.

Contoh:

“Eggs and milk are essentially important to make a good cupcake”

“There is basically no reason not to go”

Cliches dan platitudes

Cliches adalah frasa atau pendapat yang sudah sering digunakan dalam tulisan lain sehingga tidak terkesan original. Sementara platitude bisa diterjemahkan sebagai kata-kata basi.

Contoh cliches:

“All bets are off”

“At the crack of dawn”

“Money can’t buy happiness”

Contoh platitudes:

“It’s ok”

“That’s life”

“You’ll get over it”

“Just follow your heart”

Related Posts

About The Author

Add Comment

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.